Apa Yang Dimaksud Dengan Konseptual

apa yang dimaksud dengan konseptual 0bebd2786

Apa Yang Dimaksud Dengan Konseptual – 1 BAB TIGA METODE PENGAJARAN A. Definisi Konseptual, Fungsional dan Variabel 1. Pengertian Konsep Menurut teori-teori yang telah diuraikan di atas, dapat dikatakan bahwa: a.Komunikasi antar departemen merupakan hubungan formal dan informatif yang terjalin antar cabang perusahaan. Komunikasi antar industri memudahkan perusahaan untuk menanggapi kekhawatiran pelanggan dan layanan yang diberikan oleh perusahaan. Kerjasama antar departemen dalam suatu perusahaan merupakan sumber terciptanya keuntungan yang lebih besar bagi konsumen. b. Sistem informasi pemasaran adalah sistem berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi lainnya untuk membantu manajer bisnis memecahkan masalah yang berkaitan dengan pemasaran produk perusahaan dan menyediakan informasi yang dibutuhkan manajer untuk pengambilan keputusan. c. Kualitas layanan didefinisikan sebagai layanan atau rangkaian peristiwa, yang dapat nyata (terlihat/tangible) atau tidak nyata (invisible/tak terlihat), yang berlangsung dalam interaksi antara pelanggan dan penyedia layanan dan/atau aset atau barang dan/ atau sistem. layanan untuk memecahkan masalah pelanggan. 36

2d. Kepuasan pelanggan berarti derajat yang dirasakan seseorang setelah menerima suatu pelayanan atau hasil yang sesuai dengan harapannya. Faktor-faktor yang biasa digunakan untuk mengukur kepuasan kerja adalah berwujud dan tidak berwujud. Definisi Fungsional Untuk mengevaluasi secara empiris suatu konsep pengetahuan, konsep tersebut harus didefinisikan dengan mengubahnya menjadi variabel atau sesuatu yang memiliki nilai. Gambaran implikasi teoretis dari berbagai jenis penelitian adalah: a) Komunikasi antar departemen adalah rasio berdasarkan jawaban responden yang mengukur sejauh mana hubungan antar departemen (dengan indikator: kewenangan, komunikasi personalia dan kerjasama antar departemen) dan ukuran manajer kerjasama dan kepedulian (dengan indikator: manajemen aktif. , dan kebijakan pertukaran) ) melalui alat pencarian. b.Sistem informasi pemasaran merupakan panduan berdasarkan jawaban responden, yang mengukur ukuran sistem informasi (dengan indikator: dukungan dan distribusi informasi), metrik penggunaan teknologi (dengan indikator: penggunaan teknologi informasi) dan anggaran sistem informasi (dengan indikator : informasi anggaran) menggunakan alat penelitian. c. Kualitas pelayanan adalah skor yang diperoleh dari jawaban responden yang mengukur sejauh mana dukungan (dengan indikator: ketepatan kerja, respon terhadap keluhan dan efisiensi pelayanan), pasal 37

Apa Yang Dimaksud Dengan Konseptual

3 Penanganan pengaduan (dan indikator: penyelesaian pengaduan dan kecepatan pemrosesan pengaduan) menggunakan perangkat investigasi. d. Kepuasan pelanggan adalah skor yang diperoleh dari jawaban responden yang mengukur kepuasan kerja (dengan indikator: bekerja sesuai harapan dan pelayanan yang baik), ukuran kepuasan terhadap kinerja perusahaan (dengan indikator: keselamatan pelanggan, teknologi pelayanan dan ketepatan pelayanan) dengan menggunakan alat penelitian . 3. Standar yang berbeda a Dalam penelitian ini terdapat satu variabel terikat yaitu kepuasan pelanggan (Y) dan tiga variabel bebas yaitu hubungan antara industri (X1), sistem informasi bisnis (X) dan kualitas pelayanan (X3). Data yang terkumpul diukur dengan skala Likert dengan 5 jawaban yaitu sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (R), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS). b.Organisasi alat penelitian dari masing-masing jenis mandiri dan tergantung adalah kisi-kisi berikut: Tabel 1, Kelompok alat penelitian Variabel yang menunjukkan kerjasama antar cabang (X1) 1. Hubungan antar cabang 1. Kebebasan antar cabang. Komunikasi personel 1, 3, 4. Koordinasi dan kepentingan manajemen 3. Koordinasi antar departemen 4. Pengelolaan berkelanjutan 5, 6 7, 8 38

Elemen Pada Unsur Konseptual Nirmana

4 Strategi pemasaran 1. Strategi informasi 5. Proses pertukaran ide 9, 10 1. Dukungan sistem 1, informasi (X). Penyebarluasan informasi 3, 4. Penggunaan teknologi 3. Penggunaan teknologi 5, 6 Kualitas layanan (X3) 3. Anggaran sistem informasi 1. Pengiriman layanan 4. Anggaran sistem informasi 1. akurasi layanan. Menanggapi keluhan pelanggan 7, 8 1, 3, 4 3. Kemampuan petugas pelayanan 5, 6. Penanganan keluhan 4. Keluhan 7, 8 Kepuasan pelanggan (Y) 1. Kepuasan pelayanan 5. Kecepatan keluhan 1 Sesuai harapan layanan. Memberikan pelayanan prima 9, 10 1, 3, 4 3. Memberikan rasa aman kepada pelanggan 5, 6. Kepuasan terhadap pelayanan perusahaan 4. Teknologi pelayanan 7, 8 5. Ketepatan operasional 9, 10 39

5 B. Metode Pengambilan Sampel Subyek penelitian ini adalah nasabah Pegadaian Cabang DKI Jakarta. Penggunaan data demografi pada Pegadaian Cabang DKI Jakarta didasarkan pada kemudahan ketersediaan informasi responden dan keterbatasan waktu dan biaya peneliti. Pada penelitian ini, jumlah seluruhnya adalah 639 orang, selanjutnya jumlah orang tersebut diklasifikasi menurut jenis agunan. Sampel adalah sebagian dari orang yang diteliti yang memiliki karakteristik yang sama dengan populasi, yang nantinya menentukan jumlah orang yang diminta untuk mewakili seluruh populasi. Sampel untuk penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus slovin : Jumlah sampel (n) = N 1 Ne Dimana : n = Jumlah sampel N = Jumlah orang e = Kesalahan pengambilan sampel (sampling error) = (639 x 0,1) = 87 orang Rumus yang dikutip oleh masing-masing nasabah untuk memodelkan jenis agunan adalah Ridwan (004, 11) n i = Ni. nn40

6 n i = Jumlah sampel dan halaman n = Jumlah sampel Ni = Jumlah orang dan halaman N = Jumlah sampel Menurut prosedur di atas, dengan margin kesalahan 10%, diperoleh populasi minimal 87 orang. Metode pengambilan sampel adalah convenience sampling, yaitu percobaan dengan menggunakan titik-titik tertentu. Pelanggan Pegadaian Cabang DKI Jakarta digunakan untuk pengujian sampel. Sebaran sampel dan gambaran populasi dasar berdasarkan jenis agunan yang dibawa nasabah sesuai dengan tabel, sedangkan responden yang dijadikan subjek penelitian ditentukan dengan cara diundi. Tabel, Matriks Populasi dan Contoh Pelanggan Jenis Agunan Jumlah Sampel Kendaraan 50 7 Sepeda Motor Gold/Diamond 8 31 Total

7 C. Metode Pengumpulan Data 1. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder a.Data Primer Data primer diperoleh langsung dari objek yang diteliti berupa banyak jawaban (sampel kuesioner) terhadap kuesioner/pertanyaan penelitian. b.Data Sekunder (Secondary Data) Data diperoleh dari informasi yang diberikan oleh kelompok atau organisasi yang ada, seperti dokumen atau referensi yang berkaitan dengan penelitian ini.. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode sebagai berikut: a.Penelitian lapangan 1) Kuesioner, mengumpulkan mengolah data dengan mengolah tanya jawab dengan kelompok dekat dalam suatu kajian yang sistematis berdasarkan tujuan penelitian. ) Kuesioner yang mengumpulkan informasi melalui serangkaian pertanyaan yang diberikan kepada kelompok yang berhubungan langsung dengan masalah yang sedang diselidiki. Pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertanyaan tertutup yang jawabannya diberikan sedemikian rupa sehingga responden harus memilih sendiri. 4

Pengetahuan Faktual, Konseptual, Prosedural / Operasional Dasar Dan Metakognitif

8b. Pengumpulan data penelitian kepustakaan merupakan kajian teoritis terhadap buku-buku untuk mendapatkan ide dan membantu memecahkan masalah penelitian c. Kumpulan kajian online oleh peneliti online lainnya yang dapat diunduh sebagai review untuk digunakan dalam penelitian. D. Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis Analisis data dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan metode korelasional dan deduktif dengan uji validitas/reliabilitas dan statistik deskriptif untuk kelima instrumen. 1. Uji validitas menunjukkan bagaimana alat pengukur mengukur apa yang ingin diukur, atau bagaimana alat pengukur diterapkan pada sasaran. Semakin tinggi validitas suatu instrumen tes, maka instrumen tersebut semakin tepat sasaran atau mencerminkan apa yang hendak diukur. Pengujian dapat dikatakan valid apabila alat uji tersebut melakukan tugas pengukurannya atau menghasilkan hasil pengukuran sesuai dengan tujuan pengujian atau penelitian tersebut (Sugiono: 003, 71). Pengujian akurasi bertujuan untuk menguji apakah informasi yang diberikan dalam manual dapat dipercaya atau tidak dan apakah dapat mewakili isi.

9 untuk diselidiki. Pada penelitian ini uji validitas menggunakan metode korelasi faktor waktu Sugiyono (004, ). r ( n( n( X ) ( X ) ( X ) ) ( Y ) Y ) ( Y ) ) Data dalam rumus dikatakan valid jika: r hitung > r tabel dan nilai signifikansi r < 0,05. Nilai r yang dihitung sesuai dengan rumus korelasi dibandingkan dengan nilai tabel r untuk setiap variabel independen variabel dependen, indikator atau peristiwa Sugiyono (004, ..). Keandalan alat pengukur, semakin stabil sinyal pengukurnya, dan sebaliknya jika keandalannya rendah, alat tersebut tidak stabil dalam mengukur sinyalnya. Menggunakan kadar dan rumus alfa, Sudjana (198). Uji reliabilitas harus mengukur ketelitian atau ketelitian yang ditunjukkan oleh alat ukur, Husein Umar (1999). Pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan metode konsistensi internal. Konsistensi internal diukur dengan menggunakan koefisien Cronbach Alpha k. r1 (k1) adalah 44

10 Dari hasil pada gambar tersebut dapat dipastikan alat memiliki reliabilitas yang tinggi jika nilai koefisien > 0,60 Imam Ghozali (00). Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode lain. Dalam penelitian ini, metode analisis data adalah kualitatif dan kuantitatif. 3. Korelasi tidak menunjukkan hubungan sebab akibat (Sugiyono, 004:4), tetapi korelasi menggambarkan besarnya hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya.

Apa yang dimaksud dengan maag, apa yang dimaksud dengan investasi, apa yang dimaksud dengan otp, apa yang dimaksud dengan dropshipper, apa yang dimaksud dengan kebenaran, apa yang dimaksud dengan trading, apa yang dimaksud dengan dropship, apa yang dimaksud dengan purin, apa yang dimaksud dengan erp, apa yang dimaksud dengan sap, apa yang dimaksud dengan situs, apa yang dimaksud dengan konstipasi

Apa Yang Dimaksud Dengan Konseptual | Albert | 4.5